Cara Memberikan Pertolongan Pertama setelah Disengat Lebah

 Langkah memberi bantuan pertama sesudah disengat lebah harus dipahami sebagai bekal seandainya Anda atau orang paling dekat Anda alami peristiwa itu.

Lebah sebagai serangga dari ordo Hymenoptera. Di Amerika Serikat, sengatan lebah sanggup makan korban, dalam jumlah kematian semakin banyak dari sengatan serangga yang lain.

Mayoritas kematian itu muncul karena ada reaksi alergi yang cepat dan bisa mengakibatkan terguncang anafilaksis.

Tetapi, sebetulnya reaksi seorang pada sengatan lebah dapat bermacam, mulai hanya lebam dan gatal sampai memberikan ancaman nyawa.

Harus dipahami, sengat dari lebah memiliki kandungan duri tajam yang terlilit dengan kantong toksin. Toksin itu akan dipompa ke badan sesudah lebah landing. Alergi pada toksin berikut yang selanjutnya mengakibatkan reaksi alergi.

Pada mayoritas orang, sengatan lebah cuma mengakibatkan ngilu yang tajam, bengkak, kemerahan, sensasi panas dan rasa gatal pada tempat sengatan yang berjalan sepanjang sekian hari tanpa kompleksitas yang serius.

Tetapi, pada sebagian orang yang mempunyai reaksi alergi parah, efeknya bisa berbentuk ngilu dan lebam lengkap pada semua lengan atau tungkai sepanjang 1 minggu atau lebih.

Lebih parah kembali, bisa terjadi reaksi anafilaktik yang mencakup semua badan, seperti kemerahan di sekujur badan, bengkak kerongkongan atau lidah, keterbatasan bernapas, diare, muntah, pengurangan tekanan darah yang serius sampai kematian.

Dengan imbas yang dapat diakibatkan sengatan lebah, perlu untuk kita ketahui langkah memberi bantuan pertama sesudah disengat lebah.

Cara Memberikan Pertolongan Pertama setelah Disengat Lebah

Cara Memberikan Pertolongan Pertama setelah Disengat Lebah

Pengatasan yang sudah dilakukan pada kasus sengatan lebah bermacam, sama sesuai tingkat keparahannya. Tetapi, langkah awal yang perlu selekasnya dilaksanakan ialah:

  1. Singkirkan sengat yang ditinggal oleh lebah dengan memakai benda tajam atau keras tipis, seperti pisau, kartu kredit atau kuku jemari.
  2. Keluarkan sengat yang ketinggalan secara perlahan-lahan. Upayakan janganlah sampai memerah kantong toksin. Semakin cepat singkirkan sengat yang ada, akan kurangi peredaran jumlah toksin yang masuk ke badan.
  3. Kemudian harus langsung dinilai, apa terjadi reaksi alergi yang bisa mematikan karena pasien yang alami keadaan berat bisa wafat dalam kurun waktu 30 menit sesudah terjadi sengatan.
  4. Bila tidak ada reaksi alergi berat, maknanya cuma terjadi reaksi lokal saja dan bisa dilaksanakan beberapa perlakuan, misalnya:
  • Membersihkan wilayah sengatan dengan sabun dan air setelah sengat berhasil dikeluarkan.
  • Memberi es batu pada tempat yang terserang sengat dan sekelilingnya sepanjang 20 menit sekali jika memang perlu bungkus es dengan handuk untuk jaga supaya kulit tidak beku.
  • Pakai obat golongan antihistamin untuk membatasi reaksi lokal dan mengurangi gatal bisa juga dilakukan.
  • Pakai obat anti nyeri untuk menangani ngilu.
  • Pemakaian salep hidrokortison pada tempat sengatan bisa menolong mengurangi kemerahan, rasa gatal dan lebam.
  • Mempertinggi lengan atau tungkai yang terserang untuk kurangi lebam.
  • Ada yang menyarankan untuk mengulangi tetanus booster bila paling akhir melakukan sepuluh tahun kemarin.

Selainnya beberapa cara di atas, penyembuhan tradisional seperti madu, baking soda, cuka apel, odol, daging, tablet aspirin basah dan minyak rempah sering dipakai untuk menyembuhkan sengatan lebah.

Bila terjadi reaksi alergi berat, pemakaian perban kompresi di lengan atau tungkai yang terserang benar-benar dianjurkan karena tempat yang disengat jangan bergerak. Longgarkan bajunya, tutupi pasien dengan selimut, dan seharusnya jangan diberi minuman lebih dulu.

Keadaan yang lain ialah jika pasien muntah, posisikan supaya tidak tersedak. Kemudian, selekasnya membawa pasien ke rumah sakit.

Ingat, bantuan pertama saat disengat lebah cuma bisa menolong sebentar. Pengawasan dari tenaga medis masih tetap diperlukan untuk kurangi resiko keadaan jadi semakin kronis.

Leave a Comment