Cara Mengatasi Keseleo saat Berolahraga ala BundaKita

Keseleo sebagai masalah umum yang terjadi saat melakukan aktivitas, khususnya saat olahraga. Sebagian orang barangkali sempat rasakan keseleo, baik pada pergelangan kaki atau tangan.

Keseleo biasanya terjadi karena ada robekan atau pengenduran di bagian ligamen. Disamping itu, keseleo bisa muncul karena penggunaan otot yang berlebihan dan tidak tepat.

Keseleo paling umum terjadi di bagian otot punggung bawah, leher, bahu, dan paha. Untuk beberapa orang, keseleo kemungkinan dipandang seperti masalah enteng dan dapat pulih sendirinya.

Walau begitu, rasa ngilu dan sakit saat keseleo dapat membuat badan terasa tidak nyaman. Keadaan itu pasti mengacaukan kegiatan lain.

Merasa sakit karena kaki keseleo tidak dapat dipandang mudah bahkan juga bila parah, kaki akan susah dipakai. Ada cara-cara yang dapat dilaksanakan untuk menangani keseleo.

Cara Mengatasi Keseleo saat Berolahraga


Berikut ringkasan mengenai cara mengatasi keseleo saat berolahraga

Saat sebelum mengulas langkah menangani keseleo, kenali lebih dulu tanda-tanda dan pemicunya. Beberapa gejala keseleo yang bisa ada, salah satunya:

  • Ngilu yang muncul mendadak.
  • Gerakan yang terbatas.
  • Bengkak.
  • Bengkak atau perubahan warna.
  • Kekakuan otot.
  • Otot terasa seperti terlilit.
  • Kelemahan otot.

Pada tanda-tanda yang enteng dan sedang, keluh kesah ini umumnya akan lenyap sendiri dalam waktu beberapa minggu. Tetapi, bila berat, bisa memerlukan waktu sampai beberapa waktu.

Keseleo secara umum muncul karena ada riwayat cedera atau trauma. Ini kerap kali disebabkan karena:

  • Kurang atau mungkin tidak melakukan pemanasan saat sebelum olahraga.
  • Fleksibilitas yang kurang.
  • Penggunaan otot yang terlalu berlebih.

Disamping itu, seorang rawan alami keseleo saat:

  • Kecapekan.
  • Tergelincir.
  • Meloncat.
  • Lari.
  • Melemparkan sesuatu.
  • Mengangkat suatu hal yang berat.

Rest (Istirahat)

Istirahatkan otot yang alami keseleo. Jauhi memakai otot yang keseleo sepanjang sekian hari, terlebih bila gerakan bisa memunculkan ngilu.

Tetapi, kelamaan istirahat dapat membuat otot jadi kurang kuat dan memperlama proses pengobatan. Jauhi istirahatkan otot kelamaan untuk menghindar kekurangan dan kaku otot.

Ice (Es)

Tempatkan es selekasnya sesudah alami cedera. Hal itu dilaksanakan untuk kurangi bengkak. Tetapi, jauhi menempatkan es langsung di kulit.

Buntel es dengan handuk dan tempatkan es pada otot sepanjang lebih kurang 20 menit. Ulang tiap jam pada hari awal. Di hari selanjutnya, tempatkan es tiap empat jam. Sesudah 3 hari, terapkan kompres hangat untuk membuat lancar peredaran darah.

Compression (Tekanan)

Untuk kurangi bengkak, balut area yang alami keseleo dengan perban elastis sampai bengkak menyusut. Tetapi, jauhi membalut sisi yang keseleo terlampau ketat karena bisa mengurangi sirkulasi peredaran darah.

Elevation (Angkat)

Saat alami keseleo, upayakan untuk menempatkan otot yang cidera sejajar atau semakin tinggi dari jantung. Selain metode itu, langkah yang lain yang bisa dilakukan diantaranya:

Konsumsi obat pengurang rasa ngilu dan lebam seperti ibuprofen atau paracetamol.

Pakai obat oles untuk kurangi keseleo, seperti yang memiliki kandungan methyl salisilat atau menthol.

Sesudah kembali melakukan aktivitas normal, yakinkan Anda lakukan pengenduran dan pemanasan yang cukup saat sebelum olahraga.

Bila sesudah melakukan beberapa cara di atas, tapi keseleo tidak juga lenyap, cepatlah konsultasi selanjutnya dengan dokter.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url