Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Kecanduan Mi Instan

Langkah menangani ketagihan atau kegemaran terlalu berlebih pada mi instant harus dipahami, khususnya untuk Anda yang berasa fans tipe makanan satu ini. Atau, kemungkinan Anda mempunyai keluarga yang seolah tidak dapat 'lepas' dengan mi instant.

Mi instant memang nikmat. Apa lagi dimakan saat hujan plus tambahan telur atau cabe, susah untuk siapa saja untuk menampiknya. Kepraktisannya membuat mi instant jadi favorite mereka yang enggan ribet.

Kadang-kadang menikmati mi instant tidak ada kelirunya. Tetapi, Anda harus mulai hati-hati bila terasa sering mengkonsumsinya. Masalahnya mi instant mempunyai nilai nutrisi yang rendah.

Bila dimakan tiap hari, badan kehilangan konsumsi gizi yang perlu. Mi instant tinggi lemak jemu dan sodium, dan rendah serat, protein, vitamin, serta mineral.

Sering atau kebanyakan konsumsi mi instant dapat berpengaruh tidak bagus untuk kesehatan, satu salah satunya dapat memacu kenaikan resiko penyakit jantung. Harus dipahami, mi instant dijumpai memiliki kandungan pengawet, MSG.

Bila Anda telah mengetahui kalau Anda ketagihan, selekasnya mencari langkah menanganinya. Ingat, Anda belum juga telat untuk mengawalinya.

Berikut beberapa cara mengatasi kecanduan mi instan


Berikut beberapa cara mengatasi kecanduan mi instan

1. Ingat, Mi Instant Tidak Bagus untuk Kesehatan

Saat tertarik akan keharuman mi instant darimanakah pun, Anda perlu memberikan pertimbangan jika mi instant tidak bagus untuk kesehatan.

Beri sugesti dalam diri sendiri jika memakan mi instant sama dengan melahap kalori kosong alias tidak memiliki nutrisi.

2. Tukar Bumbu dengan Rempah Alami

Rasa renyah dari mi instant membuat siapa saja tertarik untuk mengkonsumsinya. Tetapi, seharusnya Anda menukar bumbu yang ada di paket mi instant dengan beberapa bahan alami, seperti lada, kaldu ayam asli, garam Himalaya, kunyit, dan bawang putih supaya rasa mi instant Anda lebih lezat dan tentunya tidak kalah nikmat.

3. Tambah Pendamping yang Bergizi

Supaya lebih gampang kurangi konsumsi mi instant yang terlalu berlebih, sebaiknya Anda menambah beberapa bahan pendamping seperti telur, ayam fresh, daging fresh, sayur-sayuran ke mangkok mi instant Anda.

Janganlah lupa turunkan jatah setiap makan. Rebus mi cuman 1/2 porsi, dengan demikian Anda semakin lebih kenyang karena bahan pendamping barusan yang membuat Anda kenyang, bukan mi instannya.

4. Tukar dengan Makanan yang Lebih Sehat

Argumen beberapa orang makan mi instant ialah karena cepat, gampang, dan murah. Walau sebenarnya, sebenarnya makanan yang instant dan gampang dibikin tidak cuman mi instant.

Anda dapat menukar mie instant dengan sereal gandum, oat cepat sajian, atau buah-buahan yang tinggi serat, rendah indeks glikemik, dan sudah pasti lebih bergizi.

5. Belajar Mengolah

Belajar mengolah bisa menolong kurangi ketagihan mi instant Anda. Karena mengolah mi instant sebagai langkah gampang untuk menangani kelaparan Anda karenanya Anda perlu belajar mengolah makanan yang serupa gampang dan simpelnya seperti mie instant.

Maka coba belajar mengolah telur dadar, sup ayam, atau overnight oat supaya jika berasa lapar, Anda tinggal mengolahnya.

6. Stop Konsumsi Mi Instant secara Perlahan-lahan

Sama seperti seperti ketagihan merokok, ketagihan konsumsi mi instant harus dilaksanakan secara perlahan-lahan. Turunkan frekwensi konsumsi mi instant dengan bertahap.

Misalkan, umumnya Anda makan mie tiap hari, gantilah jadi 2-3 kali dalam satu minggu, sampai Anda sukses kurangi kemauan Anda makan mi instant jadi satu bulan sekali.

7. Singkirkan Mi Instant dari Penglihatan

Cara paling akhir yang paling mengena adalah, singkirkan mi instant dari pandangan. Tidak boleh membeli mi instant dan menyimpan di dalam rumah atau kamar kost, atau bahkan juga kantor Anda.

BundaKita
BundaKita Emak / Ngeblog / Nyuci / Nyambel / Ngemong dst.