Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengajarkan Anak Membaca dan Menulis Permulaan

Mengajarkan anak membaca dan menulis adalah merupakan keinginan semua ibu. Terlebih bagi buah hati yang masuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Banyak ibu yang khawatir anaknya belum bisa membaca saat mereka menginjak Sekolah Dasar. 


Mengajarkan anak membaca dan menulis

Pikiran tersebut adalah normal, Bunda. Bunda harus sabar dalam mengajar membaca anak SD atau Paud seusia sang buah hati. Jangan sampai anak merasa bosan dan terpaksa dalam kegiatan belajarnya. Lakukan kegiatan belajar membaca dan menulis ini secara menyenangkan.

Metode Mengajari Anak Membaca

Mengajari anak membaca dan menulis ternyata ada caranya tersendiri. Ada banyak pula metode mengajari anak membaca yang salah satunya bisa bunda praktekkan pada anak supaya cepat bisa membaca.

Apa saja metode-metode tersebut? Simak baik-baik artikel ini:


Metode Cara Mengajarkan Anak Membaca dan Menulis Permulaan

1. Metode Kata Lembaga

Metode Mengajari Anak Membaca metode kata lembaga
Mengajarkan anak membaca dengan metode kata lembaga

Bagaimana cara mengajari anak mengenal huruf dengan metode kata lembaga? Cukup mudah sekali, Bunda.

  • Untuk permulaan, pilihlah satu kata yang mudah terlebih dahulu. Bunda bisa memakai kata dengan dua suku kata tanpa konsonan di belakang. Contoh: BACA
  • Dari kata BACA ini, bimbinglah buah hati untuk memecahnya menjadi suku kata. Contoh: BA-CA
  • Ulang-ulang cara poin 1 dan 2 dalam metode mengajari anak membaca sampai anak benar-benar paham.
  • Setelah paham, pecahlah suku kata tersebut menjadi huruf per huruf. Contoh: B-A-C-A

Dari sini, Bunda bisa mempraktekkan cara mengajari anak mengenal huruf serta membaca dengan menyenangkan.


2. Metode Eja

Metode Mengajari Anak Membaca metode eja
Mengajarkan anak membaca dengan metode eja

Metode eja dalam cara mengajar anak mengenal huruf lebih mengedepankan pengenalan huruf terlebih dahulu baru kemudian dirangkai menjadi suku kata. 

  • Kenalkan huruf pada buah hati Bunda dari A sampai Z. Pastinya pilih dengan cara yang menyenangkan.
  • Gabungkan satu huruf konsonan dan satu huruf vocal. Contoh: B-A dibaca BA. C-A dibaca CA
  • Dari ke dua suku kata tersebut gabungkan menjadi satu kata. Contoh: BACA


3. Metode Global

Metode Mengajari Anak Membaca metode global
Mengajarkan anak membaca dengan metode global

Metode mengajari anak membaca selanjutnya adalah metode global. Metode ini merupakan cara mengajarkan anak membaca dan menulis permulaan secara utuh dan melihat obyek secara keseluruhan.

  • Sediakan kartu bergambar dengan kalimat keterangan gambar di bawahnya.
  • Suruhlah anak membaca kata di bawah gambar sesuai dengan gambar dalam kartu.
  • Selanjutnya, Bunda bisa mempraktekkan metode global seperti hanya metode kata lembaga. Yaitu mengupas kata menjadi suku kata, dan dari suku kata menjadi huruf.


4. Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik)

Metode Mengajari Anak Membaca metode sas
Mengajarkan anak membaca dengan metode SAS

Cara mengajarkan anak membaca dan menulis permulaan dengan metode SAS terbilang cukup menyenangkan. Karena metode SAS ini menggunakan kartu cerita sebagai medianya. Inti dalam metode SAS adalah mengedepankan pendekatan kalimat.

  • Pilihlah satu kartu cerita yang terdapat dua kalimat di dalamnya. Contoh gambar buku dengan orang membaca.
  • Tampilkan seluruh kalimat tersebut. Contoh: INI BUKU
  • Uraikan kalimat tadi menjadi kata. Contoh: INI-BUKU
  • Dari kata tersebut, Bunda bisa memisahkan menjadi suku kata. Contoh: I-NI - BU-KU
  • Dari sini, tampilkan suku kata tersebut menjadi masing-masing huruf. Contoh: I-N-I-B-U-K-U
  • Jika sudah begini, fokuskan kembali untuk naik pada point atas lagi. Yaitu dari huruf dikupas menjadi suku kata. Dari suku kata menjadi kata. Kemudian dari kata menjadi kalimat.

Itulah metode cara mengajarkan anak membaca dan menulis permulaan yang bisa diterapkan untuk anak usia dini. Lakukan metode cara mengajarkan anak membaca dan menulis permulaan di atas secara pelan-pelan dan buatlah agar anak seantusias mungkin.

Untuk cara mengajari anak supaya cepat bisa membaca akan BundaKita kupas pada artikel berikutnya. Semoga bermanfaat